Text
Bedebah Di Ujung Tanduk
Di Negeri Para Bedebah, pencuri, perampok, bagai musang berbulu domba.
Di depan, wajah mereka tersenyum penuh pencitraan.
Di belakang penuh tipu-tipu.
Di Negeri di Ujung Tanduk, pencuri, perampok, berkeliaran menjadi penegak hukum. Di depan, di belakang, mereka tidak malu-malu lagi. Tapi setidaknya, Kawan, dalam situasi apapun, petarung sejati akan terus memilih kehormatan hidupnya. Bahkan ketika nasib di ujung tanduk. Dia akan terus bertarung habis-habisan, bersama sahabat sejati. Karena esok, matahari akan terbit sekali lagi. Bersama harapan.
| A2012 | 899.221 TER b | Perpustakaan Sekolah Cendekia BAZNAS (800) | Tersedia |
| A2028 | 899.221 TER b C.1 | Perpustakaan Sekolah Cendekia BAZNAS (800) | Tersedia |
| A2147 | 899.221 TER b C.2 | Perpustakaan Sekolah Cendekia BAZNAS (800) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain